Kremasi Akan Mendominasi Perawatan Kematian di AS pada tahun 2045

13

Masa depan pemakaman di Amerika sedang berubah secara dramatis. Menurut proyeksi dari National Funeral Directors Association (NFDA), kremasi siap menjadi metode disposisi pilihan bagi sekitar 80% orang Amerika pada tahun 2045. Hal ini menunjukkan peningkatan tajam dari tren yang ada saat ini; pada tahun 2025, kremasi sudah mencakup sekitar 63% dari seluruh pengaturan penguburan, dibandingkan hanya 31% untuk penguburan dengan peti mati tradisional.

Ekonomi dan Keyakinan di Balik Pergeseran ini

Perubahan ini tidak didorong oleh satu faktor saja. Sebaliknya, hal ini mencerminkan konvergensi tekanan ekonomi, pandangan agama yang berkembang, dan meningkatnya kesadaran lingkungan. Kesenjangan finansial sangat besar: pada tahun 2023, rata-rata penguburan peti mati dengan upacara pengamatan dan peringatan menghabiskan biaya sekitar $8.300, sedangkan kremasi langsung rata-rata hanya $2.750. Inflasi diperkirakan akan semakin memperlebar kesenjangan ini.

Penerimaan agama terhadap kremasi juga meningkat. Secara historis ditentang oleh beberapa agama, banyak denominasi kini mengizinkan atau bahkan mendorong praktik tersebut. Terakhir, meskipun sering dipasarkan sebagai produk ramah lingkungan, dampak kremasi standar terhadap lingkungan sangatlah signifikan. Pembakaran bersuhu tinggi (1.400–1.900°F) bergantung pada bahan bakar fosil dan melepaskan merkuri dari tambalan gigi.

Alternatif yang Muncul dan Pengorbanannya

Terlepas dari kelemahan kremasi tradisional, berbagai alternatif bermunculan, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Aquamation, sebuah proses berbasis air, menurunkan emisi karbon sekitar 20%, namun menghasilkan limbah cair dalam jumlah besar yang mengganggu sistem pengolahan air limbah.

Para ahli semakin merekomendasikan penguburan secara alami (pengomposan manusia) sebagai pilihan yang paling berkelanjutan. Metode ini menghindari kebakaran dan proses kimia, mengembalikan sisa-sisa langsung ke bumi dengan cara yang ramah lingkungan.

Pilihan antara metode-metode ini pada akhirnya adalah pilihan pribadi. Namun, seiring dengan meningkatnya angka kematian dan meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan, pembicaraan seputar perawatan kematian berkembang pesat.

Pada akhirnya, maraknya kremasi mencerminkan pergeseran masyarakat yang lebih luas menuju keterjangkauan, kepraktisan, dan evaluasi ulang praktik tradisional. Industri perlu beradaptasi, dan konsumen kemungkinan akan terus memprioritaskan efektivitas biaya dan kenyamanan dalam pengaturan akhir mereka.

попередня статтяSatelit Amazon Menimbulkan Ancaman yang Semakin Besar terhadap Astronomi dan Langit Malam
наступна статтяMeningkatnya Kekhawatiran Terhadap Durasi Layar Anak-Anak Menyebabkan Peraturan Federal