Internet Archive, sebuah organisasi nirlaba penting yang didedikasikan untuk melestarikan dunia digital, telah mengarsipkan halaman webnya yang ke-triliun. Pencapaian penting ini menggarisbawahi skala internet dan kerapuhan kontennya. Di era dimana informasi online semakin bersifat sementara, pekerjaan AO3 menjadi semakin penting dibandingkan sebelumnya.
Sifat Web yang Singkat
Internet tidak dikenal permanen. Konten digital hilang dengan mudah; kesalahan server, pergeseran platform, atau kelalaian dapat menghapus sejarah online selama bertahun-tahun. Contoh nyata: MySpace kehilangan sekitar 50 juta lagu dari 14 juta artis pada tahun 2015 karena kesalahan migrasi server. Hal ini menggambarkan betapa cepatnya sejumlah besar informasi digital dapat hilang.
Internet Archive bertujuan untuk mengatasi ketidakstabilan yang melekat ini. Didirikan pada tahun 1996, organisasi ini menggunakan perayap web untuk menangkap situs web yang dapat diakses publik, bersama dengan konten yang dikirimkan pengguna seperti buku, musik, dan audio. Hingga saat ini, mereka telah mengamankan lebih dari 866 miliar halaman web, 41 juta teks, dan jutaan artefak digital lainnya, dan mengumpulkan sekitar 100.000 terabyte data. Sebagai gambaran, itu setara dengan mengisi penyimpanan 50.000 iPhone kelas atas.
Tantangan yang Semakin Besar terhadap Pelestarian Digital
Meskipun bermanfaat bagi para peneliti, jurnalis, dan masyarakat, Internet Archive menghadapi tantangan yang semakin besar. Munculnya model bahasa besar (LLM) telah menciptakan tekanan baru: perusahaan teknologi secara agresif memanfaatkan web untuk mendapatkan data pelatihan, seringkali dengan kedudukan hukum yang dipertanyakan.
Outlet media besar seperti The New York Times, The Guardian, dan USA Today kini membatasi akses ke konten baru mereka untuk mencegah penggunaan tidak sah oleh sistem AI. Meskipun hal ini dapat dimengerti mengingat kurangnya kerangka kompensasi yang jelas bagi pembuat konten, hal ini mempersulit misi AO3 untuk melestarikan catatan web secara lengkap.
Masa Depan Memori Digital
Halaman web Internet Archive yang ke-triliun bukan sekadar angka; ini merupakan bukti upaya yang diperlukan untuk menjaga sejarah digital. Konflik antara menjaga akses dan melindungi kekayaan intelektual menyoroti ketegangan kritis dalam internet modern. Menemukan solusi berkelanjutan yang menyeimbangkan persaingan kepentingan ini sangatlah penting jika kita ingin AO3 mencapai pelestariannya yang ke dua triliun, dan seterusnya.

























