Uranus Terungkap: Gambar Teleskop Webb Baru Menawarkan Detail yang Belum Pernah Ada Sebelumnya

19

Uranus, raksasa es yang terabaikan di tata surya, akhirnya mendapat perhatian yang layak berkat observasi inovatif dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) milik NASA. Meskipun merupakan satu-satunya planet di sistem kita yang berputar miring, dan satu-satunya planet besar yang mengorbit matahari yang bergerak mundur, Uranus masih kurang dipahami sejak penerbangan Voyager 2 lebih dari 40 tahun lalu.

Mengapa Uranus Penting

Kemiringan planet yang tidak biasa—hampir tegak lurus terhadap orbitnya—dan rotasi retrograde kemungkinan besar disebabkan oleh tabrakan besar-besaran di awal sejarah tata surya. Masa lalu yang penuh kekerasan ini membuat Uranus memiliki musim 42 tahun yang aneh dan medan magnet yang kacau, tidak selaras dengan inti planet. Memahami Uranus sangat penting karena planet seperti itu adalah jenis yang paling umum ditemukan di sistem bintang lain. Dengan mempelajari Uranus, para ilmuwan berharap dapat mengungkap bagaimana planet terbentuk dan berevolusi di seluruh galaksi.

Observasi Terobosan JWST

Data baru, yang dipimpin oleh Paola Tiranti di Universitas Northumbria dan diterbitkan dalam Geophysical Research Letters, memberikan peta atmosfer bagian atas Uranus yang paling detail. Pengamatan menelusuri kelimpahan ion H3+, mengungkap bagaimana energi bergerak melalui atmosfer planet dan berinteraksi dengan medan magnet yang tidak seimbang. Ini adalah pertama kalinya para ilmuwan memetakan Uranus dalam tiga dimensi dengan presisi seperti itu.

Gambar-gambar tersebut menunjukkan aurora bercahaya menyapu atmosfer, yang secara langsung mencerminkan medan magnet internal planet. Deteksi ini penting karena penyelidikan jarak jauh terhadap medan magnet tanpa pesawat ruang angkasa di lokasi tidak mungkin dilakukan tanpa instrumen seperti JWST.

Misteri Suasana Dingin Uranus

Salah satu teka-teki abadi yang masih belum terpecahkan adalah pendinginan atmosfer atas Uranus yang tidak dapat dijelaskan. Pengukuran terbaru JWST mengonfirmasi bahwa tren ini terus berlanjut, dengan suhu rata-rata sekitar -150 derajat Celcius—lebih rendah dari rekor sebelumnya. Meskipun gambar-gambar tersebut menangkap pemandangan indah cincin dan awan planet ini, auroralah yang menawarkan wawasan ilmiah paling berharga.

Temuan terbaru ini merupakan langkah penting dalam mengkarakterisasi planet-planet raksasa di luar tata surya kita, mengungkap bagaimana energi mengalir di dalam raksasa es dan memperluas pemahaman kita tentang evolusi planet.

Pengamatan terbaru JWST terhadap Uranus mewakili lompatan maju yang signifikan dalam ilmu pengetahuan planet, melampaui gambar-gambar cantik untuk mengungkap misteri mendasar tentang dunia unik ini.