Kasus Kelahiran Sextuplet Langka Mengejutkan Petani Domba Vermont

23

Musim beranak yang rutin di Clover & Bee Farm di Underhill, Vermont, telah berubah menjadi peristiwa luar biasa setelah seekor domba betina melahirkan enam ekor domba. Kejadian langka ini telah menarik perhatian komunitas petani setempat dan para ahli pertanian.

Perkalian Tak Terduga

Anne O’Connor, yang menjalankan peternakan bersama suaminya Gunnar, pada awalnya dipersiapkan untuk persalinan standar. Setelah pemeriksaan dokter hewan baru-baru ini, diharapkan domba betina tersebut—yang sebagian merupakan ras domba Finlandia bernama Teemu—akan menghasilkan dua ekor domba.

Namun, O’Connor mencatat beberapa isyarat fisiologis yang menunjukkan sesuatu yang berbeda sedang terjadi:
– Domba betina tampak luar biasa besar untuk kehamilan kembar.
– Persalinan dimulai lebih awal dari yang diperkirakan.

Ketika pengiriman dimulai, jumlah domba terus meningkat melampaui perkiraan dua ekor, hingga akhirnya berjumlah enam ekor. Meskipun rejeki nomplok ini merupakan peningkatan yang signifikan bagi jumlah ternak di peternakan tersebut, yang kini telah berkembang menjadi 21 ekor, hal ini juga menghadirkan tantangan pengelolaan yang unik.

Jarangnya Sextuplet

Dalam dunia peternakan domba, kelahiran kembar adalah hal biasa, namun kembar enam adalah hal yang sangat aneh. Meskipun perkiraan para ahli pertanian berbeda-beda—mulai dari 1 dalam 1.000 hingga 1 dalam sejuta—Vermont Sheep & Goat Association mencatat bahwa mereka hanya mencatat satu kejadian kelahiran serupa.

Kelangkaan ini bukan hanya soal rasa ingin tahu; hal ini membawa implikasi praktis bagi pengelolaan ternak. Seperti yang diungkapkan Kristen Judkins dari Gilead Fibre Farm, penanganan kelahiran kembar memerlukan kewaspadaan yang lebih tinggi:

“Anda harus mengawasi mereka selama beberapa minggu pertama untuk memastikan mereka mendapatkan cukup makanan,” kata Judkins, menjelaskan bahwa sextuplet seringkali membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai berat badan penuh dibandingkan dengan bayi lajang atau kembar.

Menantikan Peternakan Semanggi & Lebah

Para pendatang baru ini diberi nama Finlandia untuk menghormati ras mereka, sementara ibu mereka, Teemu, diberi nama sesuai nama legenda hoki Finlandia Teemu Selänne. Keluarga O’Connor berencana untuk memelihara empat ekor domba betina untuk memperluas kawanan mereka dan akan mencarikan rumah baru untuk kedua ekor domba jantan tersebut.

Saat Clover & Bee Farm memasuki musim panas kelima dalam operasinya—memproduksi wol, herba, dan buah beri—anomali biologis ini menandai titik puncak dalam pertumbuhan bisnis mereka. Meskipun banyak hewan yang menderita kerugian fisik, Teemu tetap dalam kondisi kesehatan yang sangat baik dan diperkirakan akan kembali berkembang biak di tahun-tahun mendatang.


Ringkasan: Kelahiran enam ekor domba dari seekor domba betina yang langka telah memberikan dorongan yang signifikan bagi peternakan di Vermont, menyoroti keajaiban biologis dan manajemen intensif yang diperlukan dalam peternakan domba skala kecil.

попередня статтяRaksasa yang Hilang: Bagaimana Kepunahan Zaman Purba Masih Membentuk Ekosistem Modern
наступна статтяMantan Pejabat NIH David Morens Didakwa Atas Dugaan Menutupi Asal Usul COVID-19