Bagaimana Abbé Sicard Membentuk Pendidikan Tunarungu di Perancis dan Amerika

Roch-Ambroise Cucurron, yang dikenal dalam sejarah sebagai Abbé Sicard, tidak hanya mengajar orang tuli. Dia membantu menciptakan kerangka bagaimana kita memahami pendidikan mereka saat ini. Lahir pada tahun 1742 di Fousseret dekat Toulouse, ia menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam pendidikan khusus. Karyanya menjembatani kesenjangan antara metode eksperimental awal dan sistem terstruktur yang digunakan di Amerika Serikat.

Pergeseran dari Bahasa Isyarat ke Oralisme

Karier Sicard tidaklah linier. Ini dimulai dengan komitmen yang kuat terhadap bahasa isyarat. Dari tahun 1786 hingga 1789, ia menjabat sebagai kepala sekolah di sekolah tunarungu di Bordeaux. Di sana, ia melihat kekuatan komunikasi visual. Namun kemudian, ia pindah ke Paris untuk menggantikan Abbé de l’Epée, pelopor Bahasa Isyarat Prancis.

Di sinilah segalanya menjadi rumit.

Hampir sepanjang hidupnya, Sicard menganjurkan bahasa isyarat. Dia banyak menulis tentang nilainya. Namun, menjelang akhir karirnya yang panjang, dia berubah arah. Dia mulai mendukung metode lisan. Pendekatan ini menekankan pada ucapan dan membaca bibir dibandingkan isyarat manual.

Mengapa dia berubah pikiran?

Sejarawan masih memperdebatkan tekanan yang dia hadapi. Iklim akademis di Prancis pada akhir abad ke-18 mendukung asimilasi. Bahasa lisan dipandang sebagai kunci integrasi sosial. Sicard sepertinya merasakan beban dari ekspektasi ini. Pergeserannya tidak terjadi dalam semalam. Hal ini merupakan perubahan bertahap dan kontroversial yang memecah belah komunitas tuna rungu selama beberapa dekade.

Dampak pada Pendidikan Tunarungu Amerika

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana seorang pendidik Perancis dari tahun 1700-an mempengaruhi siswa di Amerika saat ini. Tautannya langsung.

Thomas H. Gallaudet, pendiri sekolah tuna rungu pertama di Amerika Serikat, belajar langsung di bawah bimbingan Sicard di Paris. Gallaudet mengamati metode Sicard. Dia melihat keberhasilan bahasa isyarat dan dorongan menuju oralisme. Paparan ini sangat penting. Ini memberi Gallaudet alat untuk mendirikan American School for the Deaf pada tahun 1817.

Tanpa bimbingan Sicard, landasan pendidikan tunarungu di AS mungkin akan terlihat sangat berbeda. Sistem Amerika mewarisi warisan kompleks Sicard: ketegangan antara penandatanganan dan pidato yang masih terus bergema.

Karya Utama yang Mendefinisikan Bidangnya

Sicard bukan hanya seorang guru. Dia adalah seorang ahli teori. Tulisan-tulisannya memberikan gambaran tentang filsafat pendidikan pada masanya. Dua buku menonjol sebagai bacaan penting untuk memahami era ini.

  1. Mémoire sur l’art d’instruction les Sourds-muets de naissance (1789)
    Memoar ini memaparkan argumen awalnya untuk mengajar tunarungu-bisu sejak lahir. Itu adalah panduan praktis bagi para pendidik yang mencari struktur.

  2. Théorie des signes pour l’instruction des Sourds-muets (1808–14)
    Diterbitkan dalam beberapa volume, karya ini mengeksplorasi “teori tanda”. Itu adalah penyelaman mendalam ke dalam mekanisme bahasa visual.

Menjadi anggota Institut de France sejak 1795 memberikan bobot pada pekerjaannya. Akademisi mendengarkan. Ide-idenya menyebar melintasi Atlantik karena didokumentasikan, dipublikasikan, dan diperdebatkan.

Mengapa Ini Penting

Exit mobile version